Selamat Datang Di Blog REGGY GIFFARI ^-^ KEEP THE BLUE FLAG FLYING HIGH

Monday, January 5, 2015

TUGAS 4 : ANALISIS JURNAL

ABSTRAC
Audit is a professional services performed by the Office of Public Accountant and conducted by an auditor that are as services. In order to maintain the trust of the client and of other financial statement users, public accountants are required to have sufficient competence. Professionalism is also a key condition for someone who wants to become an external auditor. Materiality itself is value misstatement of accounting information that may affect the parties user information. The purpose of this study was to determine the effect of Auditor Professionalism Against Financial Statements Materiality level considerations.
keywords : Audit, Profesionalisme, Materiality

EFFECT OF PROFESSIONALISM OF AUDITORS REPORT FINANCIAL CONSIDERATIONS MATERIALITY LEVELS.
Annisa Lucia Kirana


Objek Penelitian
Menurut Husein Umar (2005:303) menyatakan bahwa objek penelitian adalah:
“Objek penelitian menjelaskan tentang apa atau siapa yang menjadi objek penelitian juga dimana dan kapan penelitian dilakukan. Bisa juga ditambahkan hal-hal lain jika dianggap perlu.” Dari pengertian diatas, maka objek dari penelitian ini adalah pengaruh profesionalisme auditor yang dilakukan oleh auditor eksternal dari 8 KAP yang ada di Bandung.

Metode Penelitian
Di dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya. Dengan mengunakan metode penelitian ini akan diketahui hubungan yang signifikan antara variabel yang diteliti, sehingga menghasilkan kesimpulan yang akan memperjelas gambaran mengenai objek yang diteliti.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Untuk mengetahui Pengaruh Profesionalisme Auditor terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas Audit Laporan Keuangan digunakan pengujian statistik. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Non Probability Sampling, sedangkan cara pengambilan sampelnya menggunakan Purposive Sampling.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Profesionalisme pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung baik, dan Profesionalisme berpengaruh dalam Materialitas. Hal ini dapat terlihat dari perhitungan statistik yang diperoleh angka koefisien korelasi product moment yang menunjukkan hubungan yang kuat dan positif yaitu dengan nilai koefisien korelasi 0,767 serta diketahui H0 ada pada daerah penolakan berarti H1 diterima atau profesionalisme mempunyai pengaruh yang signifikan dan positif terhadap materialitas.
Metode deskriptif menurut Sugiyono (2008 :147) sebagai berikut:
“Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi.”

Hasil Uji Validitas Kuesioner Profesionalisme Auditor
Analisis Korelasi
Keeratan hubungan antara variabel profesionalisme dengan materialitas diukur melalui koefisien korelasi. Korelasi antara profesionalisme dengan materialitas dihitung menggunakan korelasi product moment dengan rumus sebagai berikut.
Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan software SPSS 15 for windows, diperoleh hasil estimasi besarnya hubungan antara profesionalisme auditor dengan materialitas laporan keuangan seperti pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.32

Melalui hasil perhitungan di atas dapat dilihat bahwa besar hubungan antara variable profesionalisme auditor dengan materialitas laporan keuangan yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0,767. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang sangat erat/kuat antara profesionalisme dengan materialitas pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung. Arah hubungan positif menunjukkan bahwa semakin tinggi profesionalisme akan membuat materialitas semakin tinggi. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah profesionalisme akan membuat materialitas makin rendah.

Analisis Regressi
Selanjutnya untuk menguji pengaruh profesionalisme auditor (X) terhadap pertimbangan materialitas (Y) pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Bandung digunakan analisis regresi linier sederhana. Dengan menggunakan data-data yang tercantum pada tabel 4.31, dapat diestimasi persamaan regressi menggunakan rumus sebagai berikut:
Menggunakan software SPSS 15 for windows, diperoleh hasil regressi pengaruh profesionalisme auditor terhadap materialitas laporan keuangan seperti pada tabel di bawah ini:

Tabel 4.33

Dari hasil perhitungan tersebut dapat dilihat bahwa koefisien regresi memiliki tanda positif, artinya semakin tinggi profesionalisme auditor diduga akan meningkatkan materialitas laporan keuangan pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung. Sebaliknya, semakin rendah profesionalisme auditor diduga akan menurunkan materialitas laporan keuangan pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung .

Koefisien Determinasi
Koefisien determinasi (R-square) merupakan nilai yang digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap perubahan variabel dependen. Hasil perhitungan koefisien determinasi dengan menggunakan software SPSS 15 for windows sebagai berikut:

Tabel 4.34

Koefisien determinasi sebesar 58,9% menunjukkan bahwa 58,9% perubahan yang terjadi pada materialitas laporan keuangan pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung bisa dijelaskan oleh profesionalisme auditor. Artinya profesionalisme auditor mampu memberikan kontribusi atau pengaruh terhadap pertimbangan materialitas laporan keuangan pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung sebesar 58,9 persen. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 41,1% dijelaskan variabel lain di luar variabel profesionalisme auditor, seperti independensi.

Pengujian Hipotesis
Selanjutnya, masih dengan menggunakan data perhitungan pada tabel 4.34 di atas, akan dilakukan pengujian hipotesis untuk menguji signifikansi pengaruh profesionalisme auditor terhadap materialitas laporan keuangan. Melalui persamaan regresi yang diperoleh di atas akan diuji apakah profesionalisme auditor benar-benar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap materialitas laporan keuangan. Dengan kata lain, akan dilakukan pengujian apakah profesionalisme auditor benar-benar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi materialitas laporan keuangan pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung. Nilai statistik uji t dihitung menggunakan rumus sebagai berikut.

KESIMPULAN
1.      Profesionalisme auditor pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung sudah baik. Hal ini ditunjukkan oleh keahlian auditor yang sangat baik dalam melaksanakan tugas sesuai bidangnya, melaksanakan suatu tugas/ profesi dengan menetapkan standar baku di bidang profesi yang bersangkutan serta menjalankan tugas profesi dengan mematuhi etika profesi.
2.  Pertimbangan materialitas dalam audit laporan keuangan di Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung sudah sangat baik. Hal ini ditunjukkan oleh dasar perhitungan materialitas dalam laporan keuangan, yaitu materialitas yang baik pada tingkat laporan keuangan, materialitas pada tingkat rekening serta alokasi materialitas laporan keuangan kerekening.

3.    Profesionalisme auditor berpengaruh signifikan dalam menetapkan materialitas laporan keuangan pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung. Profesionalisme auditor mampu memberikan kontribusi atau pengaruh terhadap pertimbangan materialitas laporan keuangan pada Kantor Akuntan Publik Komisariat Wilayah Bandung sebesar 58,9 persen, dimana semakin tinggi profesionalisme auditor semakin tinggi pila pertimbangan materialitasnya.

No comments:

Post a Comment